PMI KAB. BOYOLALI DISTRIBUSI AIR BERSIH DILERENG MERAPI

By Humas PMI Kab. Boyolali 08 Agu 2018, 23:35:18 WIBSiaran Pers
PMI KAB. BOYOLALI DISTRIBUSI AIR BERSIH DILERENG MERAPI

BOYOLALI – Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali mulai dilanda kekeringan. Dampak yang paling terlihat yakni kesulitan masyarakat untuk mendapatkan air bersih. Sejumlah organisasi dan komunitas pun telah mengirimkan bantuan air bersih ke daerah tersebut.

Palang Merah Indonesi (PMI) Kabupaten Boyolali memberikan bantuan berupa air bersih di wilayah dampak kekeringan. Dijelaskan oleh Kepala Markas PMI Kabupaten Boyolali, Dahat Wilarso, pihaknya telah berhasil membagikan 11 tangki air bersih sebesar 65.000 liter air ke sejumlah wilayah di Kabupaten Boyolali untuk digunakan 702 keluarga.

“Sampai saat ini, hingga 06 Agustus 2018, PMI Kabupaten Boyolali telah memberikan bantuan sebanyak 65.000 liter air bersih ke empat kecamatan, antara lain Kemusu, Musuk, Selo dan sebagian wilayah Boyolali Kota,” ungkapnya saat di temui di ruang kerjanya, pada Senin (6/8).

Lebih lanjut, pihaknya memberikan bantuan sesuai dengan permintaan masyarakat yang membutuhkan melalui surat masuk ke PMI Kabupaten Boyolali. disinggung mengenai dana yang digunakan, dia mengatakan bahwa bantuan air bersih tersebut berasal dari penggalangan dana pada Bulan Dana Tahun 2017 yang digunakan pada Tahun 2018 ini.

“Karena musim kemarau tidak bisa memperhitungkan, mudah mudahan bisa mencukupi, tidak hanya untuk bencana kekeringan. Dengan harapan, bagaimana membantu masyarakat melalui Bulan Dana PMI,” ujar Dahat.

Beberapa kecamatan lain yang terdampak kekeringan yakni Juwangi, Kemusu, Wonosegoro, Musuk, Klego, Andong dan sebagai Karanggede, segera akan dikirim air bersih sesuai dengan permintaan masyarakat yang membutuhkan.

“BMKG memprediksi untuk tahun ini kelihatannya musim kering basah kemungkinan sampai September. Sehiingga, kita minta data desa yang kekeringan dari pemerintah kecamatan untuk mend