PMI Kab. Boyolali Pastikan stok darah selama Ramadhan aman

By Humas PMI Kab. Boyolali 14 Mei 2019, 10:56:34 WIB
PMI Kab. Boyolali Pastikan stok darah selama Ramadhan aman

BOYOLALI – Memasuki bulan Ramadhan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali telah mempersiapkan  strategi terkait dengan persediaan darah. Persediaan darah di PMI Kab. Boyolali terbilang aman, karena PMI Kabupaten Boyolali sudah menyetok ketersediaan darah dalam jumlah besar sebelum puasa.

Data yang diperoleh di PMI Kabupaten Boyolali, hingga Senin (14/5) pukul 08.00 WIB, ketersediaan darah di Unit Donor Darah (UDD) mencapai 526 kantong atau kolf. Dari jumlah tersebut stok golongan darah O sebanyak 231 kolf. Sedangkan untuk golongan darah A ada sebanyak 100 kolf. Kemudian golongan darah B sebanyak 158 kolf.

Golongan darah AB yang memiliki persediaan paling sedikit seperti biasa sejumlah  37 kolf yang dimiliki PMI Kabupaten Boyolali. Meski demikian, persediaan darah AB ini tak menghawatirkan, karena pengguna darah golongan AB ini juga kecil.

Petugas Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (P2DS) PMI Kab. Boyolali, Wahyu Budi Setyawan mengungkapkan persediaan darah di PMI ini tergolong aman untuk mencukupi kebutuhan pasien selama puasa Ramadhan. Karena memang PMI jauh-jauh hari mempersiapkan menyetok darah dengan jumlah yang banyak, dengan alasan tidak memungkinkan untuk mengambil darah dari warga yang tengah berpuasa.

“Kami juga sudah koordinasi dengan gereja-gereja. Jadi meski puasa kegitan Donor darah masih berlangsung. Dan juga kami akan mengadakan donor darah saat Tarling (Tarawih keliling-red),” ungkap Wahyu.

Perolehan darah tersebut berasal dari kelompok sukarela, seperti Karangtaruna, Sekolah, Organisasi Masyarakat (Ormas), tempat ibadah dan Pabrik - pabrik.

“Jumlah darah selalu melimpah. Tak salah jika beberapa daerah mengambil darah dari sini (PMI Kab. Boyolali-red),” kata Wahyu.

Melimpahnya stok darah di PMI Kab. Boyolali karena kesadaran masy